Pilih Rumah Baru atau Rumah Bekas?

Kamis, 02/11/2017 13:02

By : Vriana Indriasari | Consumer

Tips & trick

95

Bingung mau beli rumah atau rumah bekas? Nih, kelebihan dan kekurangannya supaya bisa kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan saat ingin membeli rumah.

RUMAH BARU

Bisa sesuai selera

Kalau rumah baru kamu dapat lebih leluasa mengatur tata letak dan segala atribut rumah, semisal jumlah kamar, warna cat, hingga penataan aksesori ruangan.

Ada jaminan keamanan

Saat ini biasanya perumahan baru ditata dalam bentuk kelompok-kelompok kecil atau klaster. Sistem klaster biasanya menyediakan satu gerbang dengan penjagaan keamanan 24 jam, sehingga keamanan perumahan lebih terjamin. Lalu-lintas di klaster juga relatif sepi, sehingga bisa lebih dipantau.

Ada garansi  

Rumah baru biasanya memiliki garansi atau asuransi rumah, sehingga bila terjadi kerusakan semisal keretakan atau kebocoran, maka kamu dapat menghemat biaya. Kamu bisa mengajukan klaim untuk perbaikannya. Biasanya pihak pengembang menyediakan masa satu kali musim hujan untuk garansi kebocoran.

Lingkungannya belum terbentuk

Rumah yang benar-benar baru biasanya belum memiliki lingkungan yang terbentuk, sehingga kamu belum mendapat jaminan mengenai kelengkapan fasilitas umum. Juga beum banyak tetangga, sehingga cenderung sepi. Hal ini tentu menimbulkan risiko keamanan.

 

RUMAH BEKAS

Harga bisa lebih murah

Pada umumnya rumah bekas lebih murah dibanding rumah baru dengan kondisi dan luas yang sama. Semakin lama usia rumah, maka harganya juga makin murah. Bila kamu ingin membeli rumah bekas secara kredit, maka pihak bank akan mengecek dan menilai terlebih dahulu rumah tersebut. Penilaian bank akan memengaruhi jumlah dana yang bisa kamu pinjam.

Dapat langsung ditempati

Rumah bekas biasanya fasilitasnya sudah lengkap. Instalasi air, listrik, telepon, biasanya sudah tersedia. Kadang juga sudah dalam kondisi full furnish. Surat-surat resminya pun juga telah diurus oleh pemilik lama, sehingga kamu hanya tinggal balik nama surat kepemilikan rumah.

Lingkungannya sudah terbentuk

Rumah bekas biasanya memiliki lingkungan yang sudah terbentuk, baik itu secara sosial maupun fasilitas. Artinya, dengan membeli rumah bekas maka biasanya sudah ada fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah di sekitar rumah tersebut.

Begitu pula dengan rumah sekitar biasanya sudah dihuni oleh tetangga. Oleh karena itu, pelajari terlebih dahulu fasilitas dan juga lingkungan tetangga di sekitar rumah tersebut.

Harus keluar dana lagi kalau butuh renovasi

Kamu harus cermat dalam memilih rumah bekas karena bila ada kondisi yang tidak sesuai atau butuh perbaikan, maka kamu harus menyiapkan biaya untuk renovasi. Apalagi bagi rumah yang ditempati cukup lama, terkadang ada beberapa kerusakan semisal kebocoran di beberapa titik.

Belum lagi bila ternyata ada hal yang kurang sesuai dengan selera Anda sehingga memerlukan renovasi. Besarnya biaya tergantung pada besar kecilnya renovasi yang akan kamu lakukan.


Udah ga bingung lagi dong mau pilih yang mana? Apapun pilihanmu yang penting kamu uda punya properti sendiri.