Pakai Cara ini Supaya Propertimu Cepat Terjual

Jumat, 20/10/2017 16:28

By : Vriana Indriasari | Consumer

Tips & trick

Nggak usah bingung kalau mau jual hunian. Kamu bisa memanfaatkan jasa agen properti untuk membantumu.

Sebelum memutuskan untuk memakai jasa agen properti, kamu bisa mempertimbangkan apakah akan melakukan open listing atau exclusive listing.

 

Ada keuntungan bagi penjual ketika memilih open listing. Situs properti The Balance memaparkan sejumlah keuntungan open listing bagi penjual.

Penjual rumah bisa mempertimbangkan open listing ketimbang exclusive listing. Jika banyak pembeli potensial di pasar properti, maka penjual bisa memilih open listing.

 

Hal ini karena kalau memilih open listing, penjual bisa melakukan negosiasi terpisah dengan setiap agen properti. Nah, komisi untuk agen properti pun bisa berbeda satu sama lain atau sama, ya intinya kamu bisa nego komisi dengan agen.

Semua ini memberikan keleluasaan dan fleksibilitas bagi penjual. Meskipun ini juga bisa membatasi jumlah pembeli yang ingin mendapatkan rumah karena jumlah agen properti yang ditunjuk tidak banyak.

 

Nah, tapi mesti diingat juga kalau lebih banyak pembeli dibandingkan penjual dengan listing yang lebih menarik, penjual tidak bisa mengambil risiko dengan memberikan open listing kepada beberapa agen properti.

Risiko terbesarnya adalah kurangnya pengenalan atau iklan hunian yang dilakukan oleh semua agen properti. Jangan lupa juga, kalau biasanya penjual ingin mempertahankan pilihan untuk menjual rumahnya sendiri dan tanpa bantuan agen.

 

Kalau ada penjual yang memilih melakukannya, menjual rumah sendiri tanpa bantuan agen properti, dia tidak perlu membayarkan komisi kepada agen.

Beberapa penjual hunian yakin kalau mereka bisa beriklan sendiri dan menjual rumah sendiri. Mereka bisa menemukan pembeli via internet. Jadi mereka tidak punya alasan untuk menyewa jasa agen properti.

 

Biasanya, para penjual menyadari kenyataan kalau agen properti memang lebih banyak membawa calon pembeli ketimbang menemukan pembeli yang benar-benar memenuhi keinginan penjual.


Nah, udah tau kan keuntungannya? Kamu bebas ingin menjualnya pakai cara apa.

Comment (s)

Welly May

Kamis, 19/09/2019 00:09

Setiap orang bisa menjual. .....berpikir seperti ini yang  sering terjadi oleh pemilik rumah. Saat spanduk di tempel dn iklan di pasang, telpon berdering tak mengenal waktu, pekerjaan tambahan terjadi, seperti menerangkan apapun yang di tanya oleh para peminat. dan rutinitas berubah, privasi pemilik terganggu . Belum ada satpam atau tukang ojek ngaku bawa pembeli yang harus di layani.  Malah  bisa mengundang kriminalitas. saya pernah dapet cerita, calon pembeli datang dengan dua motor 4 orang, alasan ingin lihat kondisi rumah, dan mengambil foto. ternyata maling. berdua melayani pembantu dan anak pemilik rumah tanya2 ini itu, berdua bergriliya melihat isi rumah yg bisa di ambil. 

Akan lain ceritanya jika di bantu agent menjual dan pakai spanduk milik agent walau kondisinya eklusif listing atau open listing.