Ini Cara Membuat Carport Tampak Lebih Bagus Dan Menarik

Senin, 20/03/2017 07:14

By : Ricky Mahendra | Consumer

Eksterior

Kebutuhan akan tempat untuk menyimpan mobil agar terhindar dari pencurian ataupun untuk melindungi mobil terhadap cuaca terik matahari ataupun oleh air hujan membuat para si pemilik mobil ingin memiliki sebuah garasi.

Akan tetapi, minimnya ketersediaan lahan untuk membuat garasi menjadi problema untuk para pemilik mobil. untuk itu cara mensiasatinya yaitu dengan membuat sebuat carport.

Carport sebagai sarana untuk memarkir kendaraan terutama mobil sesuai dengan fungsinya memang tidak dilengkapi atap dengan lantai yang menggunakan bahan bertekstur kasar bermotif standar. Namun dalam perkembangannya, seringkali pemilik rumah menambah atap dan mengganti lantainya dengan warna dan tekstur yang lebih sesuai selera. Cara berikut bisa dijadikan acuan bagi anda yang ingin membuat carpot agar tampak lebih bagus dan menarik.

  • Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kemana buangan air bekas mengalir. Carport biasanya dipakai untuk kegiatan mencuci selain memarkir mobil maka sebaiknya memiliki kemiringan sekitar 3% (1,35 derajat). Lebih baik bila dilengkapi selokan dengan kemiringan yang sama.
  • Buat tali air sebagai tempat untuk mengalirnya air. Desain carport biasanya memiliki pola tertentu, garis-garis pada pola tersebut bisa dibuat sebagai tali air dengan kedalaman sekitar 2 cm.
  • Antara pagar rumah dan jalan bisa dihubungkan dengan ramp yang memiliki kemiringan tertentu. Ramp ini dapat difungsikan seperti jembatan yang menutupi sebagian saluran. Karena itu kemiringannya perlu diperhatikan agar air tetap bisa mengalir. Pada ramp ini bisa juga dibuatkan pola-pola tertenti yang berfungsi pula sebagai tali air. Sebaiknya tali air juga dibuat pada pertemuan antara ujung ramp dengan jalan, agar air buangan tidak menggenangi jalan.
  • Gunakan material bertekstur kasar agar tidak licin dan mencegah slip. Selain membahayakan penghuni, lantai yang licin (slippery) juga kurang baik untuk mobil. Material yang digunakan bisa berupa batu tempel, batu sikat, koral sikat maupun keramik bertekstur kasar yang non-slippery, asal tetap memperhatikan buangan air (tali airnya).
  • Hindarkan penggunaan meterial yang membuat air tergenang, seperti batu alam yang mempunyai ceruk dalam sehingga air sulit mengalir.
  • Ramp tidak boleh melebihi jalan. Kadang sering dijumpai ramp carport yang melebihi ketentuan (sampai ke badan jalan).
  • Atap carport bisa dibuat tidak terlalu tinggi sehingga tidak melebihi atap lantai satu. Hal ini untuk menjaga keserasian lingkungan serta keindahan siluet bangunan.
  • Selama bangunan carport tersebut semi permanen (hanya terdiri tiang dan atap), meskipun terbuat dari meterial keras seperti beton, masih boleh melebihi batas GSB. Lebih baik jika memilih meterial yang ringan seperti rangka kayu ataupun besi.

Sumber: Majalah Properti

Comment (s)

Irfan Hanief

Senin, 20/03/2017 07:20

Kalau ane, terima seadanya dari bawaan developer aja gan. Paling cuma ganti lantainya aja. Hehehe

Ricky Mahendra

Senin, 20/03/2017 07:21

Iya agan Irfan, dari bawaan developer yang biasa bisa dibikin lebih bagus juga kok.

Irfan Hanief

Senin, 20/03/2017 07:22

Bener juga sih gan. Wah jadi kepikiran untuk renov carport nih. Wwekkeke

Ricky Mahendra

Senin, 20/03/2017 07:23

@Irfan: hehehhe carport kan tak terpisahkan dari eksterior rumah. Jadi kalau bagus, keseluruhan rumah pun jadi makin ganteng :D

Irfan Hanief

Senin, 20/03/2017 07:40

Bener juga nih.. Kudu cari inspirasi dulu biar jadi bagus ;D

Ricky Mahendra

Senin, 20/03/2017 07:41

Sok atuh gan. Banyak kok contoh carport yang bagus, tinggal Googling aja untuk cari inspirasi. Hehehehe

Ali Imron

Senin, 20/03/2017 07:42

Betul sekali. Carport bukan sekadar fungsional sebagai tempat untuk memarkir mobil di rumah, tapi juga perlu memperhatikan nilai estetika. 

Ricky Mahendra

Senin, 20/03/2017 07:42

Nah... Bener ini Bro Ali Imron. Sepakat!

Ali Imron

Senin, 20/03/2017 07:44

Ada beragam  jenis atap carport, misalnya atap baja ringan, polikarbonat, dak beton atau genting. Sebelum Anda mulai memilih atap apa yang sesuai untuk carport di hunian Anda. Sebaiknya simak terlebih dahulu beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat memilih atap carport.

1. Bila area carport atau garasi Anda ingin mendapatkan penerangan dari matahari, maka Anda bisa memilih penutup atap yang transparan. Material atap yang dapat tembus cahaya matahari ini seperti kaca, polikarbonat atau akrilik. Namun, atap jenis ini jika kotor akan mudah terlihat. Jadi, Anda harus rajin menjaga kebersihan atas atap, agar penampilan rumah Anda tetap menarik.

2. Jika daerah rumah Anda memiliki cuaca yang relatif panas, maka Anda bisa memilih penutup atap solid. Contohnya seperti genting dan beton. Pemilihan jenis atap ini akan menghindarkan panas dalam area carport Anda.

3. Perhatikan kemiringan penutup atap. Karena atap merupakan bagian yang sering ditempati curah hujan sehingga perlu Anda pastikan bahwa air tidak berhenti atau tersumbat akibat kemiringan atap yang tidak sesuai. Jika hal ini terus berlanjut maka akan mengakibatkan kebocoran, dan tentunya juga bisa merusak mobil kesayangan Anda.

4. Jika Anda ingin menghadirkan kesan modern pada carport Anda, maka tidak ada salahnya bila Anda memilih bahan kaca, polikarbonat dan akrilik. Bahan tersebut bisa memberikan kesan modern sehingga tampilan depan desain rumah Anda akan lebih menarik.

Ricky Mahendra

Senin, 20/03/2017 08:14

Wah... makasih banget bro Ali atas tambahan tipsnya :)

Ali Imron

Senin, 20/03/2017 08:14

Sama-sama.... Kan forum ini sebagai ajang kita untuk saling berbagi. Hehehhe

Ricky Mahendra

Senin, 20/03/2017 08:15

Bener banget Om Ali.. Saya yang masih baru bergabung di sini, sangat terbantu dengan keberadaan Forum Rumah 123. Banyak tips-tips berguna euy

Irfan Hanief

Senin, 20/03/2017 08:15

Oh Om Ricky baru bergabung ya... Welkom to the klub broh!

Ricky Mahendra

Senin, 20/03/2017 08:16

Makasih Om Irfan. Salam kenal :)

heni bowo

Rabu, 22/03/2017 15:24

good