Tren Urban: Kreasi Arsitektur dari Peti Kemas atau Kontainer

Sabtu, 25/02/2017 22:21

By : Daddy Kece | Consumer

Gaya

Selamat hari minggu guys!... Akhir pekan, tanggal tua belum gajian (lohh malah curcol), daripada ngelamun gak jelas mending bikin thread di forum ini yes :D. Kali ini kita akan membas mengenai tren arsitektur di perkotaan. Kalau diperhatikan nih, di kawasan Jakarta dan sekitarnya, semakin banyak kita temui kreasi arsitektur dari peti kemas atau kontainer. Tangan-tangan terampil telah mengubah kotak-kotak besi itu menjadi penginapan, kafe, kantor, bahkan sekolah.

Di kawasan Jakarta Selatan, misalnya, sebuah kompleks pujasera atau foodcourt bernama Southbox memanfaatkan peti kemas yang didesain menjadi kedai-kedai menarik. Ada meja kursi nyaman tempat pengunjung duduk-duduk sembari menyantap makanan dan minuman yang ditawarkan. “Suasananya unik, terutama untuk pengunjung berusia muda,” kata Andhika Tirta, Kepala Operasional Southbox seperti dilansir dari Kompas.com.

Begitupun dengan konsep serupa yang pernah saya temui di Taman kuliner di kawasan apartemen The Spring Ciputat. Sementara di Taman Buah Mekarsari, Cileungsi, kotak-kotak peti kemas itu diubah sedemikian rupa menjadi tempat penginapan keluarga bernama D’Cabin. Di bawah pepohonan dengan pemandangan danau, penginapan dari peti kemas itu memberikan pengalaman menginap luar ruangan yang menyenangkan.

“Peminatnya banyak. Biasanya satu keluarga menyewa dua atau tiga kontainer sekaligus untuk acara bersama,” kata Firman Setiawan, Marketing Communications Taman Buah Mekarsari. Arsitek Budi Pradono menuturkan, sebenarnya tren penggunaan peti kemas untuk bangunan telah lama muncul. Semula peti kemas itu digunakan untuk tempat kerja sementara di proyek-proyek atau kerja-kerja lapangan.

“Orang memanfaatkannya karena murah dan mudah dibentuk sesuai kebutuhan,” katanya.

 

RIZA FATHONIInterior di restoran dari kontainer Container Grill, Serpong, Tangerang, Banten.
 

 

 

RIZA FATHONIVariasi outlet penjaja makanan dari kontainer di wisata kuliner Southbox Prapanca, Jakarta.
 

 

Tren

Di luar negeri, tren pemanfaatan peti kemas untuk bangunan di luar kantor sementara proyek sudah lama muncul. Sudah banyak pula warga yang memanfaatkannya sebagai rumah tinggal. Sementara di Indonesa, tren penggunaan peti kemas untuk tempat usaha, kafe, atau sekolah baru muncul beberapa tahun belakangan ini.

Harga bahan yang murah dan keleluasaan untuk membentuk peti kemas menjadi salah satu alasan utama bagi para pemilik usaha. Banyak pula desain menarik dari luar negeri yang bisa dengan mudah diaplikasikan dalam peti kemas tersebut. Pembangunannya pun tidak memakan waktu lama, hanya sekitar 1-2 pekan.

Dengan segala plus dan minusnya, bangunan dari peti kemas ini bisa menjadi salah satu jawaban penyediaan ruang tinggal atau usaha yang menjanjikan. Meski demikian, di iklim tropis yang cenderung panas dan, memanfaatkan peti kemas bekas memang perlu usaha ekstra.

Nah.. bagaimana dengan sampeyan? Tertarik gak nih deengan konsep rumah atau kafe kontainer?

Comment (s)

Ali Imron

Senin, 27/02/2017 00:46

sekarang banyak konsep kafe yang keren keren

Ratna Sukmma

Senin, 27/02/2017 00:52

sekarang banyak nih kafe kafe model seperti ini

mrbambang bda

Senin, 27/02/2017 06:05

Saya sempat kepikiran sih mau nambah ruangan di samping dengan konsep seperti ini. Tapi masih menimbang-nimbang nih, bagaimana keawetannya secara ini kebanyakan kan kontainer bekas. Ntar kalau karatan dsb gimana. 

debora cantik

Senin, 27/02/2017 12:41

kalau kontainer sih kebanyakan disulap jadi kafe atau tempat nongkrong. kalau sebagai rumah masih belum pernah lihat dah

Andi Makassau

Senin, 27/02/2017 14:41

Ukuran Container Standart
Ukuran container standart adalah 20 feet dan 40 feet. Jadi yang sering kita lihat di jalan raya dan diangkut oleh truk trailer adalah container 20 feet dan 40 feet. Berikut ini ukurannya dalam meter.

Container 20 feet : 6m x 2,4m x 2.6m
Container 40 feet : 12m x 2,5m x 2,6m

Dengan ukuran seperti diatas, maka anda sudah bisa membayangkan design dan lokasi untuk bisnis anda. Katakanlah container bekas untuk cafe. Dengan sedikit dan modifikasi container bisa langsung digunakan dan jadilah sebuah tempat berbisnis yang baik dan aman. Dan yang paling penting adalah dengan modal kecil.

peti kemas

Minggu, 01/10/2017 18:31

Harusnya, Pak Andi M, menulis sumber jawabanya, saya yang menulis artikel tersebut di http://containerzona.com terima kasih.

willy kartasubrata

Senin, 27/02/2017 16:47

bangunan dari peti kemas punya kelemahan yaitu gampang panas tapi tidak mudah bocor karena sangat rapat tiap sudutnya.

Thomas Haryanto

Senin, 27/02/2017 20:46

sekarang lagi jamannya nih kafe dari peti kemas. di kemayoran sudah mulai banyak kafe dari peti kemas

Daddy Kece

Rabu, 01/03/2017 16:39

Untuk kafe atau hotel sih kayaknya keren, unik gitu. tapi kalau untuk rumah kok masih mikir-mikir ya. Hehehhee

Handoyo Bo

Rabu, 01/03/2017 20:39

Berpaa ya harga renovasinya kalau mau bikin kafe dengan menggunakan kontainer gitu?

Pakde Droid

Rabu, 01/03/2017 20:54

@Handoyo Bo: Harga jual container ini sangat bermacam-macam sesuai dengan kondisi dan ukurannya. Pada umumnya harga penjualan untuk kontainer bekas 20 feet adalah 16-19 juta sedangkan 40 feet adalah 24-27 juta. Untuk peti kemas baru biasanya dibandrol dengan harga lebih tinggi dari harga kontainer bekas. Itu belum termasuk harga modifikasinya ya yang bervariasi tergantung permintaan.