Mengintip Rumah Terakhir Pablo Picasso yang Dibeli Pengusaha Asal Brunei

Selasa, 31/01/2017 08:27

By : Daddy Kece | Consumer

Gaya

795

3

Rumah terakhir Pablo Picasso yang sangat luas dan asri di Mougins, Perancis telah terjual kepada seorang pemodal asal Brunei Darussalam, Rayo Withanage, dengan nominal yang dirahasiakan. Pengumuman ini diumumkan oleh Walikota Mougins dalam sebuah siaran pers resmi seperti yang dilansir pada The Wall Street Journal.
 
L'Antre du Minotaure (Sarang Minotaur) dikenal sebagai salah satu kawasan hunian paling mewah dan bergengsi di Perancis selatan. Rumah tersebut telah didesain dan didekorasi ulang ulang salah satu arsitek kenamaan Eropa Axel Vervoordt. Rumah ini memiliki luas hingga lebih dari tiga hektar, yang dilengkapi dengan kebun zaitun yang berusia lebih dari 500 tahun. Tak ayal rumah perkebunan ini menjadi yang terluas di kawasan ini.
 
Di rumah ini lahPicasso memiliki studio dimana dia menghasilkan sebagian besar karyanya, sekaligus tinggal bersama dengan istrinya, Jacqueline dan putrinya, Catherine. Rumah dan kebun ini merupakan hasil rancangan pribadi Picasso, dan, hingga kini, masih terdapat sejumlah barang seni dan furniture peninggalan Picasso. Sepeninggal Picasso, rumah ini menyimpan barang bernilai seni tinggi total senilai lebih dari USD 1 miliar.
 
Sebelum dimiliki Picasso, rumah ini dimiliki oleh keluarga Guiness dan juga dikenal sebagai rumah musim panas dimana Winston Churchill dan keluarga rutin berlibur disini dimana dia banyak menghabiskan waktunya dengan melukis pemandangan alam sekitar rumah perkebunan ini.
 
Jauh sebelum dimiliki oleh sejumlah orang terkenal, rumah ini awalnya merupakan asrama biarawan dan biarawati selama lebih dari seribu tahun karena letaknya yang berdekatan dengan salah satu geraja tertua di Perancis selatan,  Notre-Dame-De-Vie. Perkebunan ini telah diakui keindahannya di Perancis karena memiliki beberapa pohon wisteria terbesar di Eropa dan satu spesies  bunga mawar yang dikembangkan langsung oleh Picasso, yang, lebih uniknya, hanya tumbuh di perkebunan rumah ini.
 
Dibawah kepemilikan baru, properti ini akan diperuntukkan untuk berbagai tujuan amal oleh yayasan setempat dan pameran kerajinan seni melalui berbagai event yang hasil pendapatannya akan didonasikan untuk mendukung yayasan sosial yang berkantorpusat di Monaco.

Comment (s)

Ali Imron

Selasa, 31/01/2017 17:32

Woghh... keren banget rumahnya. Sayang sekali gak mau ngeshare harganya. Walaupun pasti gak bakal bisa kebeli juga gue. Hahaha

dian ratnasari

Rabu, 01/02/2017 17:51

ada harga ada rupa.. nicee

Dyah KD

Minggu, 05/02/2017 15:26

Udah pasti mahal lahhh...