Kamar Mandi Aman untuk Lansia

Minggu, 24/07/2016 09:44

By : ema andara | Consumer

Tips & trick

246

1


Anda yang serumah dengan orangtua yang berusia lanjut tentu harus memikirkan kondisi ruangan rumah yang memadai bagi mereka. Pasalnya, kemampuan fisik mereka sudah jauh berkurang, begitu pula dengan koordinasi otaknya. Jangan heran jika mereka gampang tersesat atau jatuh.

Salah satu ruangan yang paling membutuhkan perhatian Anda adalah kamar mandi. Sering kita mendengar orang tua yang terjatuh di kamar mandi menderita sakit parah, seperti stroke hingga susah untuk sembuh kembali.
Agar hal ini tidak terjadi pada orangtua Anda, yuk cek kondisi kamar mandi.

Ada Pegangan
Berikan pegangan di beberapa tempat, seperti lokasi di dekat shower serta toilet. Gunanya agar mereka tetap dapat berdiri seimbang selama berada di kamar mandi yang berlantai licin.

Lihat Kondisi Lantai
Kamar mandi harus menggunakan lantai yang bermotif dan tekstur permukaannya agar kasar agar tidak licin saat tersiram air. Jika memang Anda tidak ingin mengganti lantai, tambahkan alas karet di bagian shower dan toilet. Bersihkan alat karet setiap minggu, karena membuat lantai menjadi semakin lembap dan berbau.

Duduk, Bukan Jongkok
Gunakan toilet duduk, bukan toilet jongkok. Otot-otot kaki orang tua tidak lagi sekuat otot kaki Anda. Mereka akan merasa sangat lelah jika harus berjongkok lama saat ingin menggunakan toilet. Lap dudukan toilet dan lantai di bawah toilet setiap kali selesai digunakan, untuk mencegah lembap dan menjadi licin.

Jangan Ada Level Lantai
Sebaiknya tidak perlu memberikan perbedaan tinggi lantai, misalnya lantai di bagian shower lebih rendah daripada lantai di bagian wastafel dan toilet. Samakan seluruh ketinggian permukaan lantai.
Penglihatan lansia sudah berkurang, sehingga tidak akan menyadari adanya perbedaan ketinggian ini. Hal ini tentu saja berisiko membuatnya terpeselet.

Gunakan Pembersih Lantai yang Tepat
Membersihkan lantai kamar mandi bukan dengan sabun colek, sabun cuci piring, atau cairan pel. Melainkan gunakan pembersih kamar mandi yang memang dikhususkan untuk kamar mandi—biasanya cairannya lebih kental dan berwarna putih. Cairan ini akan membuat lantai menjadi lebih kesat dan nyaman saat dipijak, sebaliknya cairan pembersih lainnya akan membuat lantai semakin licin.

Gunakan Shower
Dibandingkan mandi dengan bathub, akan lebih aman jika kamar mandi menggunakan shower saja tanpa adabathtub di bawahnya. Permukaan bathtub cenderung licin, sehingga membuat orangtua mudah terpeleset saat berada di dalamnya.

Bukan Batu Alam
Lupakan keinginan Anda mengubah kamar mandi menjadi kamar mandi terbuka lengkap dengan batu alam. Jika ada salah satu batu yang tak sengaja terjatuh ke lantai, berisiko membuat orangtua Anda tersandung dan jatuh. Batu juga membuat lantai kamar mandi menjadi licin.

Comment (s)

putri viona

Kamis, 24/01/2019 13:48

Kesehatan orang tua memang sudah sepatutnya diperhatikan oleh anak, apalagi jika tinggal serumah. Kita sebagai anak tentu tak ingin sesuatu hal buruk terjadi pada orang tua saat kita meninggalkannya dirumah untuk beraktivitas. Saya setuju dengan artikel ini, sebab kamar mandi adalah tempat yang kerap "didatangi" orang tua sekaligus yang paling rentan dari sisi kecelakaan dirumah. Khususnya bagi anak yang merawat orang tua sakit sendirian dirumah. Kamar mandi menjadi salah satu spot yang wajib untuk selalu dijaga kebersihannya.


Bahaya terbesar khususnya datang kepada mereka yang memiliki kebutuhan khusus, misalnya memiliki masalah inkontinensia atau kebocoran urine. Popok orang dewasa tentu menjadi andalan bagi mereka yang tak ingin ribet mondar-mandir ke kamar mandi sehingga menekan resiko jatuh saat berada di kamar mandi. Meskipun demikian, poin-poin yang disampaikan pada artikel ini menjadi saran sekaligus informasi yang bermanfaat untuk diterapkan dirumah.