Apa Jadinya Jika Mendirikan Bangunan di Atas Makam?

Selasa, 16/02/2016 17:17

By : wulan dari | Consumer

Apartemen

 

Pesatnya perkembangan properti membuat harga tanah meroket. Alhasil di sisi lain, pengembang kesulitan mencari lahan. Tak jarang kita mendengar pemakaman pun ‘dijadikan perumahan, apartemen, dan lain-lain.

Dari segi bisnis hal ini tak masalah. Tapi hal ini berbeda jika dilihat dari kacamata fengsui.

Dalam pandangan feng shui, memiliki properti di atas tanah bekas makam tidak menguntungkan. Pasalnya, tanah pemakaman mengandung hawa Yin—berbeda dengan manusia yang berenergi Yang.

Menempati lokasi bekas makam tanpa mengikuti aturan feng shui bisa menyebabkan munculnya kejanggalan bagi penghuninya. Misalnya, penghuni mendengar suara orang berjalan, tetapi tidak ada orangnya.

Bagi orang Tionghoa, makam merupakan tempat pemujaan kepada leluhur. Orang Tionghoa percaya, jiwa para leluhur mereka membawa pengaruh langsung bagi kesejahteraan keturunannya. Sehingga makam ditempatkan di lokasi, arah hadap, dan kontur yang bagus. Hal ini membuat banyak lokasi atau kompleks pemakaman Tionghoa terlihat rapi dan terkesan mewah.

Comment (s)

Vriana Indriasari

Senin, 27/06/2016 10:54

ya bagi orang Jawa, agak kurang ajar sih..udah mati masih aja ditimpa bangunan....wkwkwk

Admin Rumah

Rabu, 29/06/2016 09:28

Kalau Menurut saya tidak pantas baik dari segi agama atau fengshui 

Karena banyak hal yang di pertimbangkan dalam membangun suatu bangunan dengan tanahnya, dekat dengan Kuburan saja tidak bagus apalagi diatasnya..

hiii  Seremm....

bayu rhisya

Rabu, 13/07/2016 10:47

ihh seremm bgtzz, mending cari lahan tanah yang laen deh.

reni via

Rabu, 20/07/2016 17:57

yang jelas nanti di gangguin sama hantu yang pada gentayangan wkwkwkwkwkkk

Haka Polar Indonesia

Sabtu, 16/09/2017 08:58

Berarti tergantung kebudayaannya yah.....