Mengenal Bencana Tanah Longsor yang Mengancam Hunian, Serta Cara Mengatasi dan Menghindarinya

Rabu, 12/04/2017 23:56

By : Ali Imron | Consumer

Kawasan

Bencana tanah longsor baru saja terjadi kepada saudara-saudara kita di Ponorogo. Setiap musim hujan, beberapa kawasan di Indonesia memang rawan bencana longsor terutama yang ada di tebing, bukit, dan pegunungan.
 
Nah, sebenarnya ada ciri-ciri sebuah tanah yang rawan longsor. Jika menemukan ciri-ciri di bawah ini, lebih baik tidak udah bangun rumah di atasnya atau beli rumah di kawasan tersebut.
 
Berikut ini adalah ciri-ciri daerah yang rawan longsor seperti dikutip dari Tim Bakornas:
 
- Daerah berbukit dengan kelerengan lebih dari 20 derajat
- Lapisan tanah tebal di atas lereng
- Sistem tata air dan tata guna lahan yang kurang baik
- Lereng terbuka atau gundul
- Terdapat retakan tapal kuda pada bagian atas tebing
- Banyaknya mata air/rembesan air pada tebing disertai longsoran-longsoran kecil
- Adanya aliran sungai di dasar lereng
- Beban berlebihan pada lereng, bisa karena rumah, kendaraan, atau saranan lainnya
- Pemotongan tebing tidak diperhitungkan, misalnya untuk membangun rumah atau jalan
 
Lalu bagaimana cara mencegahnya?
 
- Menutup retakan pada atas tebing dengan material lempung
- Menanami lereng dengan tanaman yang sesuai
- Memperbaiki saluran air agar tidak mengikis tebing
- Memperbaiki guna lahan: tidak melakukan penggalian/pembangunan di sekitar tebing
 
Jika menghadapi bencana longsor, apa yang harus dilakukan?
 
- Waspada terhadap mata air/rembesan air pada lereng
- Waspada pada saat cuaca hujan yang tinggi, apalagi jika terjadi dalam durasi yang lama
- Waspada jika ada gempa
- Laporkan ke pejabat setempat jika muncul tanda-tanda longsor
- Jangan panik saat melakukan evakuasi, selalu utamakan keselamatan diri Anda
- Pindah ke tempat yang lebih aman
 
Yuk, kita sama-sama waspada musibah longsor teman-teman!
 
 
Foto: Netralnews.com

Comment (s)

Salman Resha

Kamis, 13/04/2017 10:59

Jangan membangun rumah di lereng yang seharusnya ditanami pohon.

Teguh Gagah

Kamis, 13/04/2017 11:16

Gw setuju tips yang terakhir "- Pindah ke tempat yang lebih aman"

fahrian syah

Kamis, 13/04/2017 11:32

biasanya daerah pinggir perkampungan tuh, yg deket2 tebing lembah, bukit, dll

setya adrian

Kamis, 13/04/2017 11:38

yang udah terlanjur bangun rumah didaerah rawan mendingan usahain pindah ketempat yang lebih aman deh, bahaya bencana longsor itu bisa menyebabkan korban sekeluarga

Ikhwan Arif

Kamis, 13/04/2017 15:07

MUngkin faktor dana gan, ini PR buat pemerintah

habib baharudin

Kamis, 13/04/2017 12:09

dari pada antisipasi sana sini, kalau sanggup mending udah pindah ketempat yg lebih aman

edric chaniago

Kamis, 13/04/2017 12:36

kalau orang jaman sekarang udah ga ada yg mau bangun rumah didaerah rawan longsor, biasanya ini orang2 perkampungan jaman dulu yang belum melek bahaya longsor

Teguh Gagah

Kamis, 13/04/2017 15:05

Kalau zaman dulu aman bang, masih banyak pohon yang akarnya mengikat tanah sehingga gak ada longsor

anonim

Kamis, 13/04/2017 14:28

sudah terbiasa dari kecil dan besar didaerah rawan, apalah daya semua keluarga disini, jadi gak ada salahnya antisipasi keadaan supaya meminimalisir bencana

Teguh Gagah

Kamis, 13/04/2017 15:06

Kalau sudah seperti itu, hijaukan kembali aja tanah yang kosong dengan pohon pohon yang akan memperkuat tanah

andre ernest

Kamis, 13/04/2017 15:53

pemimpin daerah harusnya ngelarang tempat2 rawan longsor untuk dijadikan pemukiman warga

Ida Sussan

Kamis, 13/04/2017 23:15

Wah ngeri juga ya Mas....

Saudaraku ada yg tinggal di kawasan seperti ini. Mesti dikasih tahu sepertinya

Dani Irwansyah

Kamis, 13/04/2017 23:17

Mbak Ida, saudaranya tinggal di mana?

Ali Imron

Kamis, 13/04/2017 23:24

Setahu saya sih kalo di kawasan Indonesia Timur cenderung aman Mbak, soalnya gak banyak pembangunan di lembah2 gitu. Beda sama pulau Jawa yang banyak menebang lahan untuk tempat tinggal

Dani Irwansyah

Kamis, 13/04/2017 23:25

Nah setuju sama Mas Ali. Kalo di kawasan Indonesia Timur biasanya lebih aman dari bencana longsor. Tapi saya belum tau sih Majene itu seperti apa

Dani Irwansyah

Kamis, 13/04/2017 23:27

Nah, di trit ini kan ada cara pencegahannya Mbak. Mungkin bisa dilakukan juga buat mengantisipasi longsor di sana.

Ali Imron

Kamis, 13/04/2017 23:27

Iya, Mbak Ida. Coba itu antisipasi dilakukan dari sekarang. Jangan selalu menunggu sampai tanda2nya makin parah

Dani Irwansyah

Kamis, 13/04/2017 23:28

Waduh kena kecup. Untung istri saya tidak ada di sini Mbak hahahahaah

Ali Imron

Kamis, 13/04/2017 23:29

Hayo loh Mas Dani dikecup...

Dani Irwansyah

Kamis, 13/04/2017 23:29

Kan kita berdua mas ali yang dikecup mbak ida. hahaha

Ali Imron

Kamis, 13/04/2017 23:29

Wah, berbahaya ini. Jangan baper yaaaa

Joko Way

Kamis, 13/04/2017 23:31

Wah, aku ndak pernah diketjup mbak ida

Joko Way

Kamis, 13/04/2017 23:32

Awas istriku ada di sini :))))

Dani Irwansyah

Kamis, 13/04/2017 23:34

Kenapa postingan tadi ga muncul ya? dihapus admin kah?

Joko Way

Kamis, 13/04/2017 23:35

Postingan yg mana Mas Dani?

Ida Sussan

Kamis, 13/04/2017 23:36

Iya, kenapa balasan aku tidak ada di sini ya?

Dani Irwansyah

Kamis, 13/04/2017 23:37

Masa sih? Memangnya kali berdua pada reply apakah? Jangan2 di-banned karena vulgar :)))

Ida Sussan

Kamis, 13/04/2017 23:37

Hih! Vulgar apanya sih? Aku kan sopan2 aja balasnya Mas 

Dani Irwansyah

Kamis, 13/04/2017 23:40

TESSSSS

Ida Sussan

Kamis, 13/04/2017 23:40

@MAs Dani ---> TESSSSS

Dani Irwansyah

Kamis, 13/04/2017 23:40

Iya betul ada kok hahahaha

Ida Sussan

Kamis, 13/04/2017 23:41

Sepertinya ada yg sedang mengigau di sini hihihihih

Dani Irwansyah

Kamis, 13/04/2017 23:41

Laptopnya kali yaaaa

Mustapha Sidiq

Jumat, 14/04/2017 00:19

Wah, sepertinya yang tinggal di lereng2 gitu ngeri juga ya? Mudah2an mereka sadar ya sama dampak bahayanya dan melakukan antisipasi2